- Lifestyle, Nasional

Menparekraf Dorong Kabupaten Kuningan Kembangkan Pariwisata

Indonesia Review – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno mendorong Kabupaten Kuningan, Jawa Barat mengembangkan produk pariwisata, ekonomi kreatif. Ia berharap Kabupaten Kuningan mengembangkan produk pariwisata dan ekonomi kreatif melalui konsep community based tourism (pariwisata berbasis komunitas).

“Potensi wisata tersebut jika pengembangannya melibatkan sumber daya manusia lokal, ekonomi daerah tersebut juga ikut meningkat, lebih sejahtera. Apalagi pengembangan pariwisata berbasis komunitas ini sejalan dengan pariwisata berkelanjutan,” kata Sandiaga kepada wartawan, Rabu (1/3/2023).

Ia menilai, Kuningan memiliki daya tarik wisata, seperti wisata sejarah Perjanjian Linggarjati, dan wisata Taman Nasional Gunung Ciremai. Kuningan juga punya wisata edukasi dan dirgantara J&J berbasis komunitas.

Bahkan, wisata edukasi dan dirgantara J&J mampu menarik dua ribu pengunjung dalam sepekan. Wisata ini juga mampu membuka lapangan pekerjaan yang lebih banyak.

Sandi, sapaan akrabnya pun menilai potensi ekonomi kreatif di Kuningan sangat besar, karena sejumlah produk berasal dari sana. Seperti produk olahan ubi jalar dan tepung ubi yang berhasil diekspor ke Malaysia, Hong Kong, dan Jepang.

Karena itu, Sandi mengajak masyarakat Kabupaten Kuningan untuk berkolaborasi. Masyarakat Kuningan harus memastikan kebangkitan ekonomi dan kesejahteraan merela di Kota Kuda ini.

“Target Presiden adalah 1,4 miliar pergerakan wisatawan Nusantara pada tahun ini dapat diwujudkan apabila kita semua berkolaborasi,” ucapnya. “Kita juga memerlukan daya tarik wisata yang dikemas dengan pendekatan pariwisata berbasis masyarakat agar dampak ekonomi dirasakan merata”.

Sandi lalu menyampaikan tiga upaya terkait konten kreatif untuk pemasaran (marketing) sektor parekraf di media sosial dan digital. Khususnya dalam menciptakan konten kreatif dengan promosi yang kuat.

“Yakni harus orisinal tanpa ada rekayasa, relevan dengan isu terkini, serta aktif dapat diajak bicara,” katanya. “Untuk itu konten kreator harus bisa menciptakan konten yang bisa menjadi buah bibir di kalangan masyarakat”.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *